percakapan ku dengan Allah
suatu ketika aku akan di lahir kedunia, aku penah bertanya pada Allah…
kira2 seperti inilah percakapan kami
Ya Allah, aku masih takut untuk masuk ke dunia fana itu…
Allah menjawab “knapa mesti kau takut?”
aku : Aku takut ketika aku lahir tidak akan pernah ada yang mencintaiku seperti cinta-Mu padaku ya Allah…
Allah : Didunia nanti akan kuberikan malaikat kecil (baca;Ibu) yang akan selalu mencintamu seperti cinta-Ku padamu
aku : Tapi siapakah yang akan menjagaku, seperti Engkau menjagaku ya Allah?
Allah : Di dunia nanti akan kuberikan seorang pahlawan kecil (baca;Ayah) yang akan menjagamu seperti Aku menjagamu…
aku : siapa yang akan menemaniku seperti Engkau menemaniku?
Allah : Akan kuberikan teman yang akan setia menemanimu (baca; saudara) dalam hidup selain Aku.
aku : Siapakah yang akan menentramkan hatiku seperti aku tentram d sisi-Mu ya Allah?
Allah : akan kuberikan padamu satu hati(istri) untukmu di dunia untuk menjadi penentram hidup untukmu.
Allah : Tapi akan kuberikan satu syeitan yang akan selalu mengganggumu dalam hidup yaitu berupa keAKUan mu (ego dan nafsu) yang akan selalu merusak dirimu untuk kembali pada-KU…
oleh karena itu cintailah keluargamu dan lepaskanlah keAKUanmu karena suatu saat kau akan butuh malaikat, pahlawan, teman dan penentram…
Richard Cocciante - Just for you
Richard Cocciante - Just for you
I can’t stay now, I’m just wait now
My hand they grow so impatient
Many things I’ve got to do now
for the first ray of the morning
Though she dreams in peacefull slumber
Sleep to me just doesn’t come
When she wakes I’ll try to tell her
Everything I’ve to say
And the night so dark inside me
Makes me finally understand
Where the love that she has given
She can light the sky forever
It’s the way she gives so freely
It’s the way she takes my hand
I’ll just ask the sunshine brightly
Got to see her smile again
Then I’ll sing the song I’ve written
And I’ll make the whole world listen
In the silence just for you
Like no one has ever heard
And I’ll wake up all the lovers
And I’ll keep them back for hours
And we’ll do the things we’ve wanted
The way that lovers do
Then we’ll run to the street
And we’ll start to dance like crazy
Though she wants only to feel joy
It’s the love she give and need
And we’ll take me tab of chorus
And we’ll paint the street and building
Rainbow colors everyone
Though she wants colors to see
And we’ll take all field of flowers
Make the street alive with spring
Make the place where lovers go
To love the way like lovers do
Then we’ll fly to the sky
And we chose we trought the stars
And our stars will tell the whole world
The love we had, we are …
The love we share is sweet
The love we know is real
That love is not a dream
but last a life time long
Because your love and mine we give
Without gleaming holdng in
And love that we have given
Return to ask the wind
Cause your love for me
Is not beginning and the end
Your love and mine is now
for me … forever
ada yang punya mp3 nya ga?
susah banget nyari lagu ini
artikel untuk maria ku…
<!–
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-parent:"";
margin:0cm;
margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}
@page Section1
{size:612.0pt 792.0pt;
margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;
mso-header-margin:36.0pt;
mso-footer-margin:36.0pt;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
–>
Bagaimana rasanya jika keceriaan, kebugaran, masa depan nan
gilang gemilang hilang dalam sekejap? Siapapun manusianya tentu akan terpukul-terpuruk,
apalagi jika penyebab "kehilangan" itu adalah penyakit.
Pasti dibutuhkan kekuatan diri yang besar untuk melawan rasa
tak berdaya akibat itu. Merenda hari demi hari, bak menyusun kembali pot
porselen harapan yang telah berserak. Tragisnya lagi, jika vonis yang
diturunkan begitu kejam, "tidak bisa sembuh".
Maka alangkah kagumnya pdpersi.co.id manakala bertemu dengan
seorang lelaki bernama Reza Fahlevi. Usianya mendekati 37 tahun. Semua yang
tampak padanya adalah optimisme, positif thinking, sense of humor yang tinggi,
walau tetap rasional.
Padahal di dalam tubuhnya, dia mengidap Lupus Eritematosus
Sistemik (LES-red). Penyakit yang hingga kini belum ada obatnya, yang membuat
para penderitanya memiliki ketergantungan tinggi pada orang lain.
Penyakit otoimun ini, membuat pula para penderitanya
kehilangan kebugaran tubuh dan selalu bersiap akan keadaan lemas, demam, sakit
kepala, pegal-pegal, mengalami gangguan pernapasan, nyeri seluruh tubuh,
kebotakan, dan masih banyak lagi. Tapi yang paling mengerikan adalah
kecenderungan kehilangan harapan untuk hidup bersaing dengan manusia lain.
Kondisi ini pernah dialami Pak Reza –begitu kami
menyebutnya saat mendengarkan penuturannya untuk bangkit dari keterpurukan.
Cerita sarat humor walau mengenai hal pedih, cerita yang disampaikan pada
pdpersi.co.id, di sore nan teduh, di kawasan Kalimalang ujung, Selasa (20/2).
Nyaris Menikah
Wajar jika sense of humor yang tinggi dipelihara penderita
Lupus. Sebab, sedikit saja mereka kena stress, maka penyakitnya akan kambuh.
Bukan cuma itu, humor dan iman mungkin menjadi amunisi ampuh bagaimana melihat
hidup ini penuh warna. Bukan satu warna, buram…
Reza mengenang, sesaat sebelum dirinya divonis terkena
lupus, banyak sudah harapan yang ia renda untuk masa depannya. Karirnya sebagai
auditor di Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan Perwakilan Sumatera Selatan
cukup cemerlang, sehingga dipromosikan untuk sekolah lagi ke Jepang. Belum lagi
rencana menikah yang sudah di gerbang mata. "Anaknya baik, berjilbab,
tinggi, manis," kenang Reza tanpa memberitahu nama mantan kekasihnya.
Pun, Reza aktif dalam berbagai kegiatan olahraga yang memang
merupakan hobinya. "Saya bisa tenis, naik gunung, tenis meja, basket,
volley, dan lari. Makanya orang yang dulu tahu saya, mungkin heran melihat
kondisi saya sekarang," ujarnya.
Karena itu, manakala vonis lupus ditimpakan di pundaknya,
Reza seolah mendapat pukulan telak. Karirnya buyar, walau status pegawai negeri
tetap disandangnya hingga kini. Hobinya untuk berolah raga, plus bersosialisasi
punah sudah.
"Perang batin" terbesar terjadi ketika delegasi
calon istrinya datang ke
Jakarta
(RSCM-red), tempat Reza dirawat. Demi kebaikan bersama, Reza memutuskan untuk
tidak meneruskan rencana pernikahannya. "Yah, mungkin itu yang
terbaik," cetusnya. Ia tak ingin istrinya kelak menderita akibat dia tak mampu
menghidupinya baik lahir maupun batin… Setelah peristiwa itu, kesunyian
menyergap Reza selama dua tahun.
Diagnosa Berubah-ubah
Titik penderitaan lelaki kelahiran Curup, Bengkulu, 3 Juni
1964 ini, adalah suatu hari di bulan Oktober 1996. Ketika itu, dia baru saja
pulang dari
Palembang
tempatnya bekerja, ke Curup. Seperti biasa, Reza menyetir sendiri perjalanan
lintas propinsi itu selama delapan jam. Yang tak biasa, selama seminggu di
Curup dia tak bisa memicingkan mata sedikitpun. "Teman saya begadang waktu
itu parabola," kisahnya.
Anehnya, lanjut Reza, meski tak tidur sedemikian rupa
matanya tak berubah merah. Hanya saja, dia merasa tak punya tenaga, bahkan
untuk sekadar mengangkat tangan saja. "Saya juga tak bisa ke belakang,
karena memang nggak ada yang keluar," ungkap Reza. Setelah diperiksa
dokter, diagnosisnya radang tenggorokan. Namun antibiotika yang diberikan, sama
sekali tak menolong keadaan.
"Akhirnya saya dirujuk periksa jantung, karena speed
jantung saya 120 permenit," ucap Reza. Diakuinya, dua tahun sebelum
peristiwa ini terjadi dia memang merasa kondisi fisik tubuhnya makin menurun
dari hari ke hari. "Tapi saya pikir itu biasa, karena faktor usia."
Gejala yang dialami ketika itu adalah mudah lelah, dan jika berbicara, cepat
kehabisan nafas seperti menderita asma.
Setelah pemeriksaan oleh dokter jantung, atas prakarsa
teman-teman, Reza dibawa ke rumah sakit. "Eh, diagnosanya beda lagi. Saya
dianggap kena TB paru, padahal hasil darah, dahak, liur saya negatif,"
ungkapnya. Tiga minggu lebih dia menginap di rumah sakit. Saat keluar rumah
sakit, kondisinya tak juga lebih baik. Sebagai ikhtiar, Reza sempat dibawa ke
"orang pintar", namun toh hasilnya juga nihil.
Akhirnya Reza terpaksa minum obat-obatan TB seperti
Ethambutol, Rimpafisin, dan INH. Ironisnya, INH adalah obat yang harus
dihindari penderita lupus karena dapat memperburuk kondisi tubuh. Alhasil,
kondisi Reza pun makin parah, sekujur tubuhnya membengkak. "Semua organ
tubuh saya mulai selaput jantung, paru, hati dan ginjal, kena radang. Panas
tubuh saya tak pernah kurang dari 38," cerita Reza.
Dia pun dibawa lagi ke rumah sakit. Kali ini diagnosanya
jantung dan paru terkena penyakit. Bahkan selaput jantungnya diisi air sebanyak
175 cc. Tatkala cairan itu disedot, yang keluar hanya darah. Setelah beberapa
penyedotan gagal, atas inisiatif kakaknya, Reza diboyong ke
Jakarta
.
Vonis Lupus
Datang ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Reza malah
batuk-batuk hingga mengeluarkan darah. "Tapi darah itu bukan dari paru,
melainkan dari tenggorokan," kenang Reza. Setelah dua minggu dirawat, Reza
dirujuk lagi ke Rumah Sakit Persahabatan. Di RS Persahabatan, nasibnya sama
saja. Tiga minggu menginap, tim medis Persahabatan angkat tangan.
Berobat jalan menjadi pilihan terakhir. Berjalan sebulan,
suatu sore Reza seakan tak bisa bernafas. Dia segera dilarikan ke RS Mitra
Keluarga Bekasi. Dan Tuhan berbaik hati, nyawanya tertolong melalui pemberian
oksigen. Suatu ketika, atas bantuan sanak keluarga Reza dibawa ke Prof Dr
Kisyanto (ahli jantung-red) di RS Cikini.
Karena tidak ada tim ahli untuk menangani penyakitnya di RS
Cikini, seminggu kemudian Reza di"tarik" ke RSUPN Cipto Mangunkusumo.
Vonis Lupus Eritematosus Sistemik diterimanya setelah menginap di RSUPN-CM
selama dua minggu. Tentu saja Reza menyangkal, tiada angin tiada hujan,
penyakit yang sedemikian seram harus diterimanya. Apalagi mengingat
perbandingan antara penderita lupus lelaki dan perempuan 1:17. Tapi itulah
kenyataannya. Diagnosa lupus ini diterimanya Januari 1997.
Derita belum selesai, melalui hasil rontgen diketahui bahwa
selaput paru-parunya dipenuhi 3,4 liter air. "Bayangin aja, hidup dengan
3,4 liter air di dada, waduuuh…," serunya.
Yang menyedihkan, keluarganya seolah tidak menerima sakit
yang diderita Reza. Jadilah dia sendirian merenda hari di RSUPN-CM.
"Seminggu tak ada yang besuk, kayak apa rasanya itu!" kenangnya. Jika
kena serangan, keluarga menuding dirinya manja. Sekalinya ada yang datang,
yaitu delegasi dari calon istrinya yang minta kepastian. "Wah, berat betul
saat itu. Akhirnya demi kebaikan bersama, saya batalkan pernikahannya".
Map Primbon Warna Kuning
Seolah tak ada yang berpihak pada Reza selama dua tahun
pertama mengidap Lupus. Biaya pengobatan yang mencapai satu juta rupiah
perbulannya (untungnya Reza masih tercatat sebagai karyawan BPKP- red),
kenyataan tak bisa sembuh, beban mental akibat pandangan keluarga, status
sebagai laki-laki yang harus menjadi kepala keluarga, kemungkinan dipecat
sewaktu-waktu, asa-asa yang remuk redam, menghantuinya terus…
Tapi, toh Reza tak mau selamanya tenggelam dalam
keputus-asaan. Tahun 1999, selain menjadi PNS di BPKP
Jakarta
, dia pun bekerja di perusahaan milik
kakaknya. Namun beban kerja, tak sesuai dengan kemampuan fisik. Akhirnya,
pekerjaan di perusahaan sang kakak dia tinggalkan.
Dus, walau penyakit menderanya, Reza sempat menjalin
hubungan kasih dengan seorang wanita yang mirip dengan mantan kekasihnya dulu.
"Saya juga heran, kok dia mau sama saya," urainya disusul derai tawa.
Tapi, karena kedua pihak sadar diri, hubungan ini pun tak diteruskan.
Dan keajaiban datang manakala kakaknya yang bekerja di
Krakatau Steel, Hidayat Elwani, mengiriminya artikel-artikel luar negeri
mengenai penyakit lupus. Artikel ini satu persatu dikumpulkan, diterjemahkan,
dan dari sinilah semangat bangkit mendera jiwa Reza. Artikel yang disusun dalam
sebuah map berwarna kuning, seolah menjadi "primbon" bagi Reza.
"Saya masih punya chance," tegasnya setelah membaca seluruh artikel.
Senjata Ampuh Bernama "Semangat"
Begitulah Reza, hari-harinya kini dan di masa datang diisi
dengan asa- asa baru. Optimisme memancar dari matanya yang jenaka.
"Semangat harus tumbuh dari dalam diri kita sendiri," katanya yakin.
Chance selalu ada, tambahnya, soal sembuh atau tidak itu urusan Tuhan.
Untuk itu, Reza pun tak segan-segan datang ke "orang
pintar". Dia pun bercita-cita untuk aktif bergabung di yayasan-yayasan,
seperti Yayasan Lupus
Indonesia
(kini Reza tercatat sebagai anggotanya-red), atau yayasan anak terlantar.
"Minimal, kita bisa melihat masih banyak orang lain yang lebih menderita
dari kita," ucapnya.
Lupus, ujar Reza, harus diperlakukan sebagai pacar. Jika
dihadapi dengan marah-marah dan stres, maka akan membuat penyakitnya makin
parah. "Marah kita tak terlampiaskan, marahnya lupus menggerogoti badan
kita. Maka baik-baiklah sama lupus," ujarnya seraya tertawa. Kesabaran dan
obat teratur, ulas Reza, adalah jalan menuju remisi atau keadaan hilangnya
gejala.
Bagi Reza, kesempatan hidup ini adalah sesuatu yang
berharga. "Jangan sampai kehilangan semangat. Kita hidup, tapi percuma
jika di dalam diri, kita mati!" ujarnya tegas. Semangat inilah senjata
menghadapi vonis "tak bisa disembuhkan". Bak kata orang bijak,
"orang takut mati, adalah orang yang takut dalam hidupnya".
Dan Reza berdiri gagah menghadapi kehidupannya. Layaknya
seorang Arjuna dengan panah Pasopatinya, Reza kini, bersenjata "map
primbon warna kuning". Berisi cuplikan artikel yang sedikit demi sedikit
dikumpulkannya, laiknya menyusun asa yang dulu sempat terserak…
kaulah belahan jiwaku…
memang rasa sayang itu akan muncul ketika kita merasa kehilangan, dan kehilangan itu sendiri muncul ketika rasa itu sudah tidak ada…
memang sakit ketika sesuatu hal yang kita sayangi telah berlalu dan pergi…
ada saat di mana kita merindukan saat di mana semuanya, ada…
Lembut belaian kasihmu tak’kan terganti
Tak ada yang bisa sepertimu
Aku disini sendiri berteman sepi
Terpisah jarak kau dan aku
Hanya bayangmu yang menemani
Kaulah…Belahan jiwaku
Kaulah…Curahan hatiku
Kaulah…Cahaya hidupku
Kaulah…Segalanya
Rasa itu mungkin akan hadir kembali
Bila kau ada disini
Temanilah aku lagi
Tak’kan pernah terganti
Tak ada yang bisa sepertimu (dot-belahan jiwa)
mungkin suatu saat rasa ini akan pergi juga…namun semakin aku mengharapkan rasa ini pergi, semakin aku rindu untuk mengulangnya lagi…
saat ini hanya bayang mu yang ada disini, hanya kerinduan untukmu kembali…
aku rindu akan ada mu,
aku rindu akan sandaranmu,
aku rindu cahaya mu,
dan aku rindu dengan jiwamu…
aku hanya ingin kau ada…dan bersandar di pundakku…walau hanya untuk menangis.
dan aku berharap kamulah yang akan menjadi bagian dari pundakku.
masih ingat ketika ketika kau bisikan "mungkinkah kau yang jadi
Kekasih sejatiku?" atau saat kau bisikan "hanya kaulah yang sempurna untukku"
masih teringat ketika kau terdiam hanya untuk tahu betapa aku mencintaimu…
jangan biarkan aku menikmati rasa sakit ini,
dan tak akan pula kubiarkan kau menahan rasa sakit itu
maafkan lah aku yang tak bisa berbuat…atas kekuatan tak terkehendaki.
angkatlah aku, janganlah kau selalu terbaring di sana…aku butuh kamu
meskipun kita akan selalu terpisah jauh.
aku hanya ingin kamu ada, walaupun akhirnya tidak tercipta untukku…
Tak ada yang bisa sepertimu,
karena kaulah belahan jiwaku…
UNdangan pernikahan
Thursday February 21st 2008, 8:04 am
Filed under:
romance
buat calon istriku…
tadi pas liat2 di www.okezone.com liat artikel ini. kayanya pas juga buat referensi kedepan, ya namanya juga dah mulai baleg, umur dah tuir…hehehe…
artikelnya sengaja ga d apa2in biar lebih gampang d cernanya…
Trend
Undangan Sesuai Karakter
var imagesPart = new Array(1)
var currPos = 0
imagesPart[0] = “2008/02/20/29/85181/gkUHceApeK.jpg”
function goToImage(counter){
var firstEl = 0
var lastEl = imagesPart.length - 1
if(counter < 0){
currPos = currPos - 1
}else{
currPos = currPos + 1
}
if(currPos lastEl){
currPos = lastEl
}else{
currPos = currPos
}
ajaxpage(’ContainerPhoto’,'http://lifestyle.okezone.com/index.php/viewImage/’+imagesPart[currPos]);
}
INGIN
membuat kartu undangan pernikahan unik, beda, dan sesuai karakter? Kini
saatnya menuangkan karakter dan kepribadian dalam undangan pernikahan.
Kartu undangan kini tak hanya berfungsi untuk mengundang tamu Anda di
hari istimewa. Kini kartu undangan memiliki manfaat tambahan. Kartu ini
bisa menjadi penunjuk karakter Anda dan pasangan. Tak hanya itu, kartu
undangan juga menjadi jendela pertama bagi para tamu undangan untuk
mengintip gaya pernikahan.
Selama ini jenis undangan memang
sudah kian bervariasi. Baik dari bentuk hingga bahannya. Namun,
terkadang kata-kata yang terukir di dalamnya masih seragam dan itu-itu
saja. Kini saatnya Anda dan pasangan mengubah paradigma soal kata-kata
pakem dalam undangan. Juga soal desain, gambar, dan warna.
Undangan yang nyentrik dan unik, menjadi magnet kuat bagi penerimanya
untuk mendatangi pesta Anda. Apakah acara perhelatan yang akan
dilangsungkan senyentrik undangannya? Membuat undangan yang sesuai
dengan keinginan dan karakter Anda dan pasangan tidaklah sulit selama
ada konsep yang jelas. Nah pingin tahu caranya? Simak tips berikut:
Undangan dengan Kalimat Unik
Saat mendatangi tempat pembuatan kartu undangan, biasanya Anda akan
langsung disodori beberapa contoh undangan. Tak ketinggalan juga
beberapa kalimat pakem yang lazim tertulis dalam undangan pernikahan.
Kali ini Anda harus berani meninggalkan kebiasaan tersebut. Sebelum
datang ke tempat pemesanan undangan, ada baiknya Anda sudah menyiapkan
beberapa kata atau kalimat yang Anda buat sendiri. Dijamin undangan
akan terasa lebih istimewa.
Menghadirkan Tempat Romantis
Bila kota atau gedung tempat pernikahan Anda sangat spesial dan
menarik, tak ada salahnya Anda menghadirkannya dalam kartu undangan.
Misalnya, Bukitinggi, Bali, atau kota lainnya. Tak harus menghadirkan
dalam gambar yang sebenarnya, Anda juga bisa menjadikannya sebagai
inspirasi undangan.
Memasang Sketsa
Ingin lebih menggambarkan karakter Anda? Memasang foto kedua mempelai
boleh dicoba. Saat ini memasang foto pada undangan pernikahan memang
sedang in. Nah bila ingin memberikan kesan berbeda, tak ada salahnya
berkreasi dengan foto tersebut. Misalnya buatlah sketsa wajah Anda dan
pasangan.
Puisi atau Syair Lagu
Anda dan pasangan ingin menebarkan suasana romantis kepada rekan dan
kerabat? Buatlah undangan yang dihiasi kata-kata mutiara, puisi, atau
syair lagu. Sebait atau dua bait sajak atau syair lagu bertema cinta
membuat undangan pernikahan tampil beda. Desain undangan dengan aksen
romantis dan warna- warna yang lembut. Bila ada bujet, sisipkan compact disc
(CD) berisi lagu-lagu romantis. Tapi ingat, jangan lupa memilih jenis
huruf yang berbeda dengan teks undangannya. Untuk syair puisi mungkin
bisa dipilih tinta warna emas.
Undangan Bertuliskan Tangan
Ingin mengekspresikan diri lebih ekstrem lagi? Menorehkan tulisan
tangan Anda mungkin bisa dicoba. Tak perlu menulis satu per satu
undangan yang akan dikirim, tulislah satu kali saja kemudian scan dan
tulisan pun siap dicetak di atas undangan.
Peta Unik
Peta menjadi hal wajib yang harus dicantumkan dalam sebuah undangan
pernikahan. Dengan peta inilah Anda menuntun para tamu undangan untuk
datang ke lokasi pernikahan. Selama ini peta pada undangan dibuat hanya
ala kadarnya, monoton, dan terkesan kaku. Buatlah penunjuk arah dengan
gaya yang lucu. Bila memungkinkan tak ada salahnya memasukkan
tempat-tempat romantis saat Anda berpacaran. Misalnya tempat makan es
krim favorit, restoran langganan, taman tempat Anda berkencan, dan
tempat berkesan lainnya.
Prangko Foto
Mungkin ini adalah cara paling sederhana untuk membuat undangan
pernikahan tampil eksentrik.Bila tak mau repot-repot membuat desain
yang rumit, cukup berikan sedikit sentuhan personal. Misalnya dengan
membuat semacam prangko yang bergambar Anda dan pasangan. Cukup
tempelkan di ujung atas undangan.
sumber okezone Rabu, 20 Februari 2008 - 13:00 wib (sindo//tty)
wah jadi ‘kpengen’ juga… ada yang mau?
di tunggu buat yang mau…
TIPS & TRIK
Friday February 15th 2008, 5:30 pm
Filed under:
info
TIPS & TRIK
MENGIKUTI CASTING
1. Berpakaian rapih dan
sesuai tema
Apabila
kita datang ke tempat casting, kita harus menyesuaikan gaya berpakaian kita dengan
tema casting. Misalnya, casting untuk acara remaja, maka berpakaianlah
seperti anak remaja yang lincah, ceria, dan berjiwa muda. (tanktop,polo warna
cerah, jeans). Casting untuk acara olahraga, maka berpakaianlah sporty (polo
shirt dan jeans). Casting untuk acara news , maka berpakaianlah seperti
newscaster. (kemeja rapi, rok, celana bahan, blazer.) Casting untuk
infotainment, maka berpakaianlah sesuai tema (atasan cantik, rok).
2. Make up
Memakai
make up tidak perlu berlebihan, tapi sewajarnya dan senatural mungkin,
sehingga enak dilihat, dan tidak terlalu menor. Yang wajib untuk
wanita adalah memakai bedak dan lipgloss/
lipstik, maskara sehingga tidak terlihat pucat di kamera. ( Baca Rias Wajah Dasar
untuk Pria dan Wanita, di bawah !!)
3. Jangan telat
dan on time
Untuk
menghindari terjadinya hectic/
perasaan tidak siap, maka sebaiknya kita datang on time (terutama bila pihak
PH memang sudah memilih kita untuk casting secara khusus). Sehingga kita memiliki
waktu lebih untuk menghapal script
casting dan lebih siap untuk mempersiapkan ekspresi.
4. Mengisi
biodata
Apabila
pihak PH menyediakan biodata, isilah data selengkap mungkin.
5. Sabar
menunggu
Apabila
peserta casting agak banyak, maka besar kemungkinannya kita menunggu,
sebaiknya kita bersikap sabar dan tetap berpikir optimis.
6. Perkenalan
diri
Sebelum
mulai casting, ada saat kita memperkenalkan diri depan kamera. Yang penting
untuk diingat adalah jangan lupa menyebut nama lengkap, nama panggilan, tanggal
lahir, kuliah/ kerja, prestasi, dan pengalaman entertainment yang pernah dimiliki. Perkenalan diri
sebaiknya tenang, fokus ke kamera, dan menunjukkan percaya diri.
7. Casting !!!
Pada
saat di depan kamera, mata tetap fokus ke kamera, tenang, jangan terburu2,
dan percaya diri. Bila melakukan kesalahan., sebaiknya jangan tertawa atau
melakukan sikap-sikap yang bodoh, seperti menjulurkan lidah, dll. Sebaiknya
berusaha supaya orang lain jangan mengetahui kesalahan yang kita buat,
seperti misalnya apabila lupa script sebaiknya membuat kata lain atau
mengalihkan kata yang salah dengan kalimat lain.
8. Good Luck!!
Jangan lupa setelah
selesai casting, ucapkan terima kasih pada yang mengcasting kamu…good luck yahh!!!